Atas Nama Negara, Menhan Sjafrie Beri Penghargaan kepada 361 Personel Jepang yang Bantu Tangani Karhutla

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin memberikan sambutan dalam upacara penganugerahan Satyalancana Dharma Samudera di atas kapal JS Kunisaki

Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin memberikan sambutan dalam upacara penganugerahan Satyalancana Dharma Samudera di atas kapal JS Kunisaki

Mempawah – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin atas nama negara menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Dharma Samudera kepada personel Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) yang telah memberikan dharma bakti dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Indonesia.

Penganugerahan tanda kehormatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (30/9/2026) di atas kapal JMSDF JS Kunisaki yang bersandar di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Upacara ini turut dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia Ueno Atsushi beserta delegasi dari kedua negara.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan sambutan di hadapan personel JMSDF
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan sambutan di hadapan personel JMSDF.

Pemberian Satyalancana Dharma Samudera merupakan bentuk penghargaan resmi dari Pemerintah Republik Indonesia atas kontribusi luar biasa personel JMSDF dalam mendukung upaya kemanusiaan penanggulangan bencana karhutla. Sebanyak 361 personel Japan Disaster Relief (JDR) tercatat menerima penghargaan tersebut, di mana 92 personel hadir secara langsung sebagai perwakilan dalam pelaksanaan upacara.

Dalam pelaksanaannya, penyematan tanda kehormatan secara simbolis diberikan kepada tiga perwakilan utama pimpinan JDR, yaitu Commander, Deployed Task Force Col. Nakahara Shunji; Commander, Maritime Deployed Task Force Col. (Navy Captain) Noma Toshihide; serta Commander, Aviation Unit Lt. Col. Wakatsuki Shinichi.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyematkan Satyalancana Dharma Samudera kepada perwakilan pimpinan Japan Disaster Relief
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyematkan Satyalancana Dharma Samudera kepada perwakilan pimpinan Japan Disaster Relief.

Menhan Sjafrie menegaskan bahwa kehadiran bantuan dan pengerahan unsur JMSDF ini merupakan wujud konkret dari implementasi hubungan bilateral serta Kerja Sama Pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA) antara Indonesia dan Jepang, baik yang sedang berjalan maupun di masa depan. Kerja sama pertahanan tidak hanya diwujudkan melalui dialog atau latihan militer semata, tetapi juga diterjemahkan secara nyata ke dalam aksi kemanusiaan di saat masyarakat menghadapi krisis, berlandaskan pada prinsip mutual respect dan mutual benefit.

Pertemuan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bersama pimpinan TNI dan delegasi Jepang di atas kapal JS Kunisaki
Pertemuan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bersama pimpinan TNI dan delegasi Jepang di atas kapal JS Kunisaki.

Dalam pelaksanaan operasionalnya di lapangan, seluruh dukungan alutsista helikopter CH-47 yang dikirimkan oleh pihak Jepang diintegrasikan secara cermat dan berada di bawah kendali Satuan Tugas (Satgas) TNI untuk membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Meskipun kemampuan nasional Indonesia tetap dikerahkan secara penuh, integrasi dukungan internasional ini memastikan agar penanganan titik api dan perlindungan terhadap masyarakat dapat berjalan semakin cepat, terkoordinasi, serta efektif.

Personel Japan Disaster Relief (JDR) mengikuti upacara penganugerahan Satyalancana Dharma Samudera
Personel Japan Disaster Relief (JDR) mengikuti upacara penganugerahan Satyalancana Dharma Samudera.

Kehadiran Menhan RI di atas kapal JS Kunisaki sekaligus menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas respons cepat dan soliditas yang ditunjukkan tentara Jepang. Penganugerahan ini mencerminkan eratnya hubungan kerja sama bilateral, di mana solidaritas internasional menjadi etika berbangsa yang saling menguatkan dalam menghadapi tantangan kebencanaan. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Sumber Berita : Biro Infohan Setjen Kemhan

Berita Terkait

Budaya Indonesia Bersinar di GBK Sebelum Timnas Hadapi Thailand di Final
Mengenal Seragam Baru TNI, dari Kerah Merah hingga Bordir Padi Penuh Makna
Bangga! Azka Corbuzier Bawa Film Indonesia “Home, Almost” ke Urbanworld Film Festival New York
Bangga! Budaya Indonesia Jadi Sorotan di Pembukaan ASEAN Cup 2026
Bangga! Indonesia Jadi Tuan Rumah ASEAN Cup 2026, Pembukaan Berlangsung Meriah
Tak Cuma Kendaraan, TNI Gunakan Kuda untuk Patroli Perbatasan Indonesia
Tak Tunggu Lama, Presiden Prabowo Langsung Apresiasi Emas Pertama Indonesia di Asian Games
Dari Sumba hingga Bali, 47 Hotel Indonesia Raih MICHELIN Keys
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Budaya Indonesia Bersinar di GBK Sebelum Timnas Hadapi Thailand di Final

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Mengenal Seragam Baru TNI, dari Kerah Merah hingga Bordir Padi Penuh Makna

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Bangga! Azka Corbuzier Bawa Film Indonesia “Home, Almost” ke Urbanworld Film Festival New York

Rabu, 30 September 2026 - 18:54 WIB

Atas Nama Negara, Menhan Sjafrie Beri Penghargaan kepada 361 Personel Jepang yang Bantu Tangani Karhutla

Jumat, 25 September 2026 - 22:32 WIB

Bangga! Budaya Indonesia Jadi Sorotan di Pembukaan ASEAN Cup 2026

Berita Terbaru