Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Samarinda Mengakibatkan Mobil Alphard Ringsek dan Tiga Orang Luka Berat

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden lalu lintas yang melibatkan kendaraan mewah dan truk kembali mewarnai jalur utama di wilayah Kalimantan Timur, tepatnya di Jalan Poros Bontang-Samarinda. Peristiwa kecelakaan tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Desa Perangat, Kutai Kartanegara, pada Jumat sore sekitar pukul 18.00 WITA. Lokasi kejadian yang berada di tanjakan kuburan kilometer 60 menjadi saksi bisu benturan keras antara mobil Toyota Alphard berwarna hitam dengan sebuah truk bermuatan kosong.

Baca Juga : Clipper Video Profesional clippervideo.id: Investasi Tepat untuk Branding

Kronologi kejadian bermula saat truk melaju dari arah Bontang menuju Samarinda, sementara dari arah berlawanan, mobil Alphard tersebut sedang menempuh perjalanan menuju arah Bontang. Berdasarkan keterangan dari petugas Patroli Jalan Raya, kedua kendaraan tersebut terlibat tabrakan hebat yang mengakibatkan kerusakan parah, terutama pada sisi mobil Alphard. Dampak dari benturan ini sangat fatal bagi para penumpang kendaraan mewah tersebut, di mana tiga orang yang terdiri dari satu pengemudi dan dua penumpang dilaporkan mengalami luka berat.

Proses evakuasi di Jalan Poros Bontang-Samarinda tersebut berlangsung dramatis karena para korban sempat terjepit di dalam kabin mobil yang ringsek. Beruntung, petugas dibantu warga sekitar berhasil mengeluarkan para korban dan segera melarikan mereka ke fasilitas medis terdekat menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan darurat. Kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan signifikan sempat menjadi tontonan warga dan pengendara lain yang melintas di jalur tersebut.

Baca Juga : Serangan Israel ke Bandara Yaman: Pesawat Jamaah Haji Jadi Sasaran

Kecelakaan ini juga berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas yang menghubungkan dua kota besar tersebut. Karena posisi truk yang masih melintang dan menutupi sebagian badan jalan, kemacetan panjang tidak terhindarkan sehingga arus kendaraan sempat padat merayap. Petugas kepolisian di lapangan terpaksa menerapkan sistem buka tutup jalan untuk mengurai antrean kendaraan sembari menunggu proses pemindahan bangkai kendaraan selesai dilakukan. Hingga saat ini, pihak berwenang terus mengimbau para pengguna jalan agar lebih waspada saat melintasi jalur tanjakan dan tikungan tajam di sepanjang poros utama ini.

Berita Terkait

Budaya Indonesia Bersinar di GBK Sebelum Timnas Hadapi Thailand di Final
Bangga! Indonesia Jadi Tuan Rumah ASEAN Cup 2026, Pembukaan Berlangsung Meriah
Tak Cuma Kendaraan, TNI Gunakan Kuda untuk Patroli Perbatasan Indonesia
Tak Tunggu Lama, Presiden Prabowo Langsung Apresiasi Emas Pertama Indonesia di Asian Games
Dari Sumba hingga Bali, 47 Hotel Indonesia Raih MICHELIN Keys
Sangar! Calon KRI Sriwijaya Masuki Perairan Indonesia Dikawal Dua KRI
Momen Menhan Sjafrie Tinjau Langsung Pasukan Jepang, Wujud Diplomasi Pertahanan RI–Jepang
Deddy Corbuzier Hidupkan Kembali Panggung Pesulap Senior 65 Tahun yang Kini Jadi Ojol
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Budaya Indonesia Bersinar di GBK Sebelum Timnas Hadapi Thailand di Final

Jumat, 25 September 2026 - 21:08 WIB

Bangga! Indonesia Jadi Tuan Rumah ASEAN Cup 2026, Pembukaan Berlangsung Meriah

Jumat, 25 September 2026 - 17:40 WIB

Tak Cuma Kendaraan, TNI Gunakan Kuda untuk Patroli Perbatasan Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 00:40 WIB

Tak Tunggu Lama, Presiden Prabowo Langsung Apresiasi Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 21:11 WIB

Dari Sumba hingga Bali, 47 Hotel Indonesia Raih MICHELIN Keys

Berita Terbaru