Usai Upacara Kemerdekaan, Menhan Sjafrie Langsung Terbang ke NTT Bersama 20 Ton Bantuan

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ada pemandangan berbeda dalam perjalanan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026). Di dalam pesawat angkut A400M TNI AU, Menhan terlihat terbang bersama berbagai logistik kemanusiaan yang dibawa untuk masyarakat terdampak gempa.

Perjalanan tersebut dilakukan langsung setelah Sjafrie mengikuti rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dalam rangka HUT Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Seusai upacara, Menhan bertolak menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo, untuk meninjau langsung penanganan dampak gempa sekaligus memastikan bantuan dapat segera menjangkau masyarakat.

Dalam penerbangan tersebut, A400M TNI AU membawa sekitar 20,9 ton muatan bantuan kemanusiaan beserta palet. Bantuan itu terdiri dari 25 set tenda, 484 velbed, 15 set Starlink, 700 paket makanan siap saji, 500 dus susu cair, 10 set solar cell, 35 kelambu lapangan, 101 matras, 1.480 selimut, dua unit alat reverse osmosis (RO), serta 18 koli obat-obatan.

Bantuan tambahan juga mencakup mi instan, bubur bayi, popok bayi, dan pembalut. Sebelumnya, sejumlah bantuan Kemhan telah lebih dahulu diberangkatkan menuju Maumere dan Labuan Bajo berupa makanan siap saji, tenda peleton, selimut, penjernih air, alat komunikasi HT, serta senter.

Momen Menhan terbang bersama muatan logistik tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat respons terhadap masyarakat terdampak bencana. Tidak hanya mengirimkan bantuan dari Jakarta, Sjafrie turut menuju langsung wilayah terdampak untuk melihat kondisi di lapangan.

Setibanya di NTT, Menhan melanjutkan peninjauan menuju Kabupaten Nagekeo yang berada dekat dengan episentrum gempa. Peninjauan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan mendesak masyarakat sekaligus memastikan dukungan TNI dan bantuan pemerintah dapat menjangkau daerah terdampak secara cepat dan tepat sasaran.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Sjafrie juga meninjau Yonif TP 834/Wakanga Mere di Kabupaten Nagekeo, jajaran Brigif 21/Komodo, Kodam IX/Udayana. Menhan menerima paparan dari Danyonif TP 834/Wakanga Mere Letkol Inf Bony Prima mengenai situasi wilayah dan dukungan satuan dalam penanganan bencana.

Kehadiran Menhan di wilayah terdampak menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat respons darurat sekaligus mengoptimalkan peran TNI dalam membantu BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana.

TNI telah mengerahkan personel dan berbagai kemampuan pendukung di sejumlah wilayah terdampak di Flores. Dukungan tersebut meliputi operasi pencarian dan evakuasi, pelayanan kesehatan, pendirian tenda dan dapur lapangan, pembukaan akses, hingga distribusi logistik melalui jalur darat, laut, dan udara.

Pengerahan pesawat angkut, helikopter, unsur laut, fasilitas kesehatan lapangan, dukungan komunikasi, serta logistik TNI juga diarahkan untuk membantu menjangkau daerah yang sulit diakses dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Menhan menekankan pentingnya kecepatan, koordinasi, dan keberlanjutan dukungan bagi masyarakat terdampak. Penanganan bencana diharapkan tidak hanya cepat, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat di setiap wilayah.

Kunjungan tersebut menghadirkan potret tersendiri di tengah momentum Hari Kemerdekaan. Seusai mengikuti Upacara HUT Ke-81 RI di Jakarta, Menhan langsung bertolak ke NTT dengan terbang bersama puluhan ton logistik bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa.

Momentum itu sekaligus memperlihatkan semangat kemerdekaan melalui kerja nyata dan gotong royong, dengan pemerintah hadir langsung bersama masyarakat yang tengah menghadapi bencana.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Kabaloghan Kemhan, Kabacadnas Kemhan, serta Pangdam IX/Udayana.

Berita Terkait

Dari Ngada hingga Maumere, Deddy Corbuzier–Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa
Negara Hadir di Tengah Duka, Menhan Sjafrie Kunjungi Keluarga Korban Gempa di Nagekeo
Sjafrie Sjamsoeddin: Jabatan Bukan Tujuan, Kehormatan Adalah Dasar Pengabdian
TNI AL Tegaskan Passing Exercise dengan China Bukan Latihan Perang
Bangga! Rafale TNI AU Siap Mengudara di HUT ke-81 RI, Simbol Kekuatan Baru Indonesia
Perkara Satkomhan Dikaitkan dengan Sjafrie, Kronologi Tunjukkan Program Bergulir Sejak 2015
Sinergi TNI–Pertamina Amankan Distribusi BBM, Antrean SPBU di Sumut Berangsur Normal
CEO Cyvernix Mas Ghif Kenalkan Personal AI Assistant Multitasking Untuk Produktivitas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Dari Ngada hingga Maumere, Deddy Corbuzier–Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Negara Hadir di Tengah Duka, Menhan Sjafrie Kunjungi Keluarga Korban Gempa di Nagekeo

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:37 WIB

Usai Upacara Kemerdekaan, Menhan Sjafrie Langsung Terbang ke NTT Bersama 20 Ton Bantuan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Sjafrie Sjamsoeddin: Jabatan Bukan Tujuan, Kehormatan Adalah Dasar Pengabdian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Bangga! Rafale TNI AU Siap Mengudara di HUT ke-81 RI, Simbol Kekuatan Baru Indonesia

Berita Terbaru