Demo PLN Bontang ditunda dari jadwal semula Rabu, 28 Oktober 2026, menjadi Rabu, 4 November 2026. Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) Kaltim melakukan penundaan itu untuk aksi unjuk rasa di Kantor PLN Kota Bontang. Alasannya, jadwal semula bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Dengan penundaan ini, tidak ada aksi unjuk rasa PHM di Kantor PLN Kota Bontang pada Rabu, 28 Oktober 2026. PHM menjadwalkan ulang aksi tersebut sepekan kemudian, pada Rabu, 4 November 2026. Masyarakat yang mendengar kabar aksi pada 28 Oktober perlu memahami bahwa tanggal tersebut sudah tidak berlaku lagi.
Demo Kedua Menyuarakan Keresahan atas Pemadaman Berulang
Ketua Umum PHM Kaltim, Udin Mulyono, mengatakan aksi ini merupakan demonstrasi kedua untuk menyuarakan keresahan masyarakat atas pemadaman listrik yang kembali berulang di sejumlah wilayah Bontang. Sebelumnya, PHM menggelar aksi pertama pada 17 September 2026. Namun, pemadaman kembali terjadi sekitar satu minggu hingga 10 hari setelah demonstrasi pertama.
Udin menggambarkan situasi itu dengan kalimat, setelah demo, satu minggu atau 10 hari tidak mati, tapi habis itu mati-mati terus. Ungkapan tersebut menunjukkan kekecewaan PHM karena pemadaman yang sempat mereda ternyata kembali berulang. Karena itu, PHM menilai persoalan ini belum terselesaikan dan perlu kembali disuarakan.
Selain itu, pemadaman listrik juga berdampak pada distribusi air bersih. Pompa air tidak dapat berfungsi optimal saat listrik padam, sehingga pasokan air ke warga ikut terganggu. Di samping itu, pemadaman yang berulang mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari kegiatan di rumah hingga aktivitas usaha dan pelayanan.
Surat Pemberitahuan dan Perkiraan Massa Aksi 4 November
Berdasarkan surat pemberitahuan tertanggal 26 Oktober 2026, PHM menjadwalkan aksi lanjutan mulai pukul 09.00 Wita di Kantor PLN Kota Bontang. Surat tersebut mencantumkan perkiraan massa sekitar 500 orang. Sementara itu, Udin sebelumnya memperkirakan 250 hingga 300 peserta untuk aksi tersebut.
Perbedaan angka itu menunjukkan perkiraan massa masih berupa estimasi awal. Selanjutnya, kita baru bisa mengetahui jumlah peserta yang benar-benar hadir pada hari pelaksanaan, Rabu, 4 November 2026. Karena itu, PHM mengimbau masyarakat mengikuti perkembangan informasi resmi menjelang hari pelaksanaan.
Tuntutan PHM: Solusi Konkret agar Pemadaman Tidak Berulang
Tuntutan utama PHM dalam aksi ini adalah PLN memberi solusi konkret agar pemadaman listrik tidak terus berulang di Bontang. PHM ingin aksi tersebut mendorong PLN mengambil langkah nyata, bukan sekadar penjelasan sesaat. Dengan begitu, PHM berharap pasokan listrik di Bontang lebih stabil dan tidak lagi padam berulang kali dalam waktu berdekatan.
Sementara itu, penundaan ke 4 November memberi jeda waktu bagi semua pihak untuk mempersiapkan diri. PHM dapat mematangkan tuntutan dan teknis aksi, sedangkan pihak terkait dapat menyiapkan langkah penanganan. Jeda satu pekan ini juga memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan keluhan secara tertib melalui kanal resmi yang tersedia. Karena itu, penundaan ini tidak berarti persoalan pemadaman selesai, melainkan PHM menggeser aksi yang sama ke tanggal baru.
Demo PLN Bontang Ditunda: Yang Perlu Diketahui Warga Menjelang 4 November
Bagi warga Bontang, hal terpenting dari kabar ini adalah tanggalnya. Demo PLN Bontang ditunda ke Rabu, 4 November 2026, pukul 09.00 Wita, di Kantor PLN Kota Bontang. Aksi ini merupakan lanjutan dari demo 17 September 2026, dengan tuntutan yang sama, yaitu solusi konkret atas pemadaman listrik yang berulang.
Di samping itu, warga yang terdampak pemadaman perlu tetap memantau informasi dari PLN mengenai kondisi pasokan listrik di wilayah masing-masing. Apabila pemadaman kembali terjadi, warga dapat mencatat waktu dan wilayah terdampak sebagai bahan laporan. Dengan demikian, kita bisa terus memantau persoalan pemadaman listrik di Bontang hingga demo PLN Bontang ditunda ke 4 November itu benar-benar menghasilkan penyelesaian yang nyata bagi warga.
Sumber Berita : Radar Bontang











