Perkara Satkomhan Dikaitkan dengan Sjafrie, Kronologi Tunjukkan Program Bergulir Sejak 2015

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Perkara Satelit Komunikasi Pertahanan atau Satkomhan kembali menjadi perhatian setelah sejumlah unggahan di media sosial mengaitkannya dengan Menteri Pertahanan RI saat ini, Sjafrie Sjamsoeddin.

Namun, perkara tersebut perlu dipahami berdasarkan kronologi waktu dan struktur kewenangan saat program dijalankan.

Program Satkomhan bermula pada 2015 setelah Satelit Garuda-1 keluar dari slot orbit 123 derajat Bujur Timur. Untuk mempertahankan hak Indonesia atas slot orbit tersebut, Kementerian Pertahanan kemudian menjalankan program Satkomhan dan menandatangani sejumlah kontrak pada periode 2015 hingga 2016.

Rangkaian kontrak tersebut selanjutnya berkembang menjadi sengketa arbitrase internasional dan proses hukum. Pada 2022, Kejaksaan Agung meningkatkan penanganan dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek tersebut.

 

Saat program dan kontrak Satkomhan berlangsung, jabatan Menteri Pertahanan dipegang oleh Ryamizard Ryacudu. Sementara Sjafrie Sjamsoeddin baru dilantik sebagai Menteri Pertahanan pada 21 Oktober 2024.

Perbedaan waktu tersebut menunjukkan bahwa keputusan terkait program Satkomhan pada 2015–2016 berada pada periode pemerintahan sebelumnya, jauh sebelum Sjafrie menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Meski demikian, kronologi tersebut tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan tanggung jawab hukum pihak tertentu. Penentuan ada atau tidaknya kesalahan tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum dan lembaga peradilan.

Masyarakat diimbau memahami perkara Satkomhan berdasarkan dokumen, waktu kejadian, dan kewenangan pejabat pada periodenya, serta tidak menarik kesimpulan hanya dari potongan informasi di media sosial.

Berita Terkait

TNI AL Tegaskan Passing Exercise dengan China Bukan Latihan Perang
Bangga! Rafale TNI AU Siap Mengudara di HUT ke-81 RI, Simbol Kekuatan Baru Indonesia
Fakta Sidang Satelit 123° BT: Tiga Terdakwa Disebut, Nama Sjafrie Tak Ditemukan dalam Transkrip
Medan Curam Tak Halangi TNI Evakuasi Jenazah Teina Alya di Yahukimo
Ara Dorong Piala Presiden 2026 Jadi Motor Ekonomi dan Pemberdayaan UMKM
Sinergi TNI–Pertamina Amankan Distribusi BBM, Antrean SPBU di Sumut Berangsur Normal
BREAKING NEWS! Satgas PKH: Penindakan Tetap Prudent, Penyelamatan Aset Negara Berlanjut
CEO Cyvernix Mas Ghif Kenalkan Personal AI Assistant Multitasking Untuk Produktivitas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:39 WIB

TNI AL Tegaskan Passing Exercise dengan China Bukan Latihan Perang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Bangga! Rafale TNI AU Siap Mengudara di HUT ke-81 RI, Simbol Kekuatan Baru Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Fakta Sidang Satelit 123° BT: Tiga Terdakwa Disebut, Nama Sjafrie Tak Ditemukan dalam Transkrip

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Perkara Satkomhan Dikaitkan dengan Sjafrie, Kronologi Tunjukkan Program Bergulir Sejak 2015

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Medan Curam Tak Halangi TNI Evakuasi Jenazah Teina Alya di Yahukimo

Berita Terbaru

Internasional

TNI AL Tegaskan Passing Exercise dengan China Bukan Latihan Perang

Kamis, 13 Agu 2026 - 18:39 WIB

Bencana Alam

Medan Curam Tak Halangi TNI Evakuasi Jenazah Teina Alya di Yahukimo

Minggu, 2 Agu 2026 - 21:05 WIB