Pembobolan Dua ATM di Bontang: Polisi Selidiki Aksi Kriminal Terencana

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bontang, Kalimantan Timur – Aksi kriminal kembali menghebohkan warga Kota Bontang. Dua mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik dua bank berbeda dilaporkan dibobol oleh pelaku tak dikenal pada Senin dini hari (27/5). Peristiwa ini terjadi di dua lokasi terpisah namun diduga kuat saling berkaitan.

ATM yang menjadi sasaran pertama berada di kawasan Jalan MH Thamrin, tepat di depan salah satu minimarket 24 jam. Sementara ATM kedua dibobol di kawasan perumahan Bukit Indah. Kedua kejadian diketahui hampir bersamaan, yang mengindikasikan adanya aksi terkoordinasi dan direncanakan dengan matang.

Modus dan Kronologi Kejadian

Berdasarkan rekaman CCTV yang telah diamankan pihak kepolisian, pelaku menggunakan alat las dan linggis untuk membuka mesin ATM. Aksi pembobolan berlangsung kurang dari 10 menit di masing-masing lokasi, menunjukkan pelaku memiliki keahlian dan pemahaman teknis terhadap mesin ATM.

Kapolres Bontang, AKBP Andika Pratama, menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan awal, pelaku diperkirakan berjumlah dua hingga tiga orang. Mereka datang menggunakan sepeda motor dan mengenakan helm serta jaket tebal untuk menyamarkan identitas.

“Kami sudah mengantongi beberapa petunjuk dari rekaman CCTV dan saksi di sekitar lokasi. Kami menduga ini bukan aksi pertama mereka,” ujar AKBP Andika saat memberikan keterangan pers, Selasa (28/5).

Kerugian dan Respons Bank

Pihak bank belum merilis secara resmi jumlah kerugian akibat pembobolan tersebut. Namun, berdasarkan keterangan sementara, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Kedua mesin ATM rusak parah dan kini tidak dapat digunakan.

Perwakilan dari Bank A dan Bank B yang menjadi korban pembobolan menyampaikan keprihatinan mereka dan telah melaporkan kejadian ini kepada otoritas berwenang.

“Kami akan bekerja sama penuh dengan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan keamanan nasabah ke depannya,” kata Humas Bank A.

Keamanan ATM Dipertanyakan

Kasus ini memicu pertanyaan publik terkait sistem keamanan ATM di wilayah Bontang. Beberapa warga menyayangkan minimnya pengawasan di sekitar lokasi ATM, terutama pada malam hari.

“Sangat mengkhawatirkan. Harusnya ada petugas keamanan atau sistem alarm yang langsung terhubung ke kepolisian,” ujar Rina, salah satu warga yang sering menggunakan ATM di kawasan tersebut.

Pakar keamanan perbankan dari Universitas Mulawarman, Dr. Ferry Wijaya, menilai bahwa pembobolan ATM yang terjadi secara bersamaan menandakan lemahnya sistem keamanan fisik mesin ATM di daerah.

“Bank perlu memperkuat sistem keamanan dengan CCTV berkualitas tinggi, alarm otomatis, dan patroli rutin dari satuan pengamanan,” ujarnya.

Langkah Penanganan dan Imbauan Kepolisian

Polres Bontang saat ini membentuk tim khusus untuk mengejar pelaku pembobolan. Mereka juga bekerja sama dengan tim forensik untuk mengidentifikasi sidik jari dan jejak lainnya yang mungkin tertinggal di lokasi kejadian.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar mesin ATM.

“Kami minta masyarakat tidak berspekulasi sendiri. Jika ada informasi atau petunjuk sekecil apa pun, segera laporkan ke kami,” tambah Kapolres.

Pembobolan dua ATM di Bontang menjadi pengingat keras akan pentingnya keamanan infrastruktur keuangan. Pihak bank dan otoritas keamanan diharapkan segera mengevaluasi sistem pengamanan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Polisi terus melakukan penyelidikan intensif dan berharap dapat segera mengungkap identitas para pelaku. Kasus ini kini menjadi perhatian serius di tingkat regional, mengingat modus operandi yang digunakan menunjukkan profesionalitas dan koordinasi yang rapi.

Berita Terkait

Dari Ngada hingga Maumere, Deddy Corbuzier–Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa
Negara Hadir di Tengah Duka, Menhan Sjafrie Kunjungi Keluarga Korban Gempa di Nagekeo
Usai Upacara Kemerdekaan, Menhan Sjafrie Langsung Terbang ke NTT Bersama 20 Ton Bantuan
Sjafrie Sjamsoeddin: Jabatan Bukan Tujuan, Kehormatan Adalah Dasar Pengabdian
TNI AL Tegaskan Passing Exercise dengan China Bukan Latihan Perang
Bangga! Rafale TNI AU Siap Mengudara di HUT ke-81 RI, Simbol Kekuatan Baru Indonesia
Perkara Satkomhan Dikaitkan dengan Sjafrie, Kronologi Tunjukkan Program Bergulir Sejak 2015
Sinergi TNI–Pertamina Amankan Distribusi BBM, Antrean SPBU di Sumut Berangsur Normal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Dari Ngada hingga Maumere, Deddy Corbuzier–Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Negara Hadir di Tengah Duka, Menhan Sjafrie Kunjungi Keluarga Korban Gempa di Nagekeo

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:37 WIB

Usai Upacara Kemerdekaan, Menhan Sjafrie Langsung Terbang ke NTT Bersama 20 Ton Bantuan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Sjafrie Sjamsoeddin: Jabatan Bukan Tujuan, Kehormatan Adalah Dasar Pengabdian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Bangga! Rafale TNI AU Siap Mengudara di HUT ke-81 RI, Simbol Kekuatan Baru Indonesia

Berita Terbaru