Tanjung Laut Indah Luncurkan Mobil Baca untuk Tingkatkan Literasi

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

source: kaltimpost

source: kaltimpost

Bontang – Dalam upaya meningkatkan minat baca dan budaya literasi di kalangan warganya, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kota Bontang, Kalimantan Timur, meluncurkan inovasi layanan berbasis komunitas berupa “Mobil Baca”. Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah kelurahan untuk memperluas akses terhadap bahan bacaan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak dan remaja.

Lurah Tanjung Laut Indah, Rifqi Ardian, mengungkapkan bahwa program ini merupakan hasil dari sinergi antara pemerintah kelurahan dengan komunitas literasi lokal dan dukungan dari perpustakaan daerah. Mobil Baca akan beroperasi secara berkala dengan rute yang telah ditentukan, menyambangi titik-titik padat penduduk dan wilayah yang minim fasilitas baca.

“Kami melihat masih ada kesenjangan akses terhadap bahan bacaan di beberapa RT. Dengan Mobil Baca ini, kami ingin hadir langsung di tengah-tengah warga, khususnya anak-anak yang haus akan pengetahuan tapi terkendala fasilitas,” ujar Rifqi saat acara peluncuran di halaman Kantor Kelurahan, Senin (22/4).

Menjangkau Hingga Pelosok RT

Mobil Baca ini merupakan kendaraan roda empat yang telah dimodifikasi sedemikian rupa agar dapat memuat ratusan buku bacaan berbagai kategori, mulai dari buku anak-anak, komik edukatif, buku pelajaran, hingga novel dan buku agama. Mobil ini juga dilengkapi dengan tikar baca dan peralatan sederhana agar anak-anak bisa membaca dengan nyaman di luar ruangan.

Baca Juga :  Tiongkok Pimpin Investasi Asing di IKN, Suntik Dana Rp68,4 Triliun

Salah satu keunggulan dari Mobil Baca ini adalah fleksibilitasnya dalam menjangkau lokasi-lokasi yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan besar. Beberapa titik seperti RT 11, RT 15, dan RT 18 disebut sebagai lokasi prioritas karena terbatasnya fasilitas perpustakaan mini atau taman baca.

Menurut Nurul Fitriani, pegiat literasi yang turut andil dalam pengelolaan Mobil Baca, pendekatan mobile ini terbukti efektif dalam menarik minat baca anak-anak, terutama jika dipadukan dengan kegiatan dongeng atau lomba kecil-kecilan.

“Kami tidak hanya menyediakan buku, tapi juga membuat kegiatan tematik seperti sesi membaca bersama, kuis literasi, atau mendongeng. Itu membuat anak-anak antusias dan merasa membaca itu menyenangkan,” jelas Nurul.

Respons Positif Warga

Peluncuran Mobil Baca disambut antusias oleh warga. Banyak orang tua yang merasa terbantu dengan adanya fasilitas ini karena mereka kesulitan menyediakan bahan bacaan yang variatif di rumah.

Sulastri, warga RT 15, mengatakan bahwa anaknya kini menanti-nantikan kedatangan Mobil Baca setiap pekan.

“Biasanya anak saya lebih sering main gawai. Tapi setelah kenal Mobil Baca, dia jadi suka baca buku cerita. Bahkan suka ngajak teman-temannya untuk ikut,” ujar Sulastri dengan senyum bangga.

Program ini juga mendapat apresiasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang. Kepala Dinas, Drs. M. Yusuf, menyebut inisiatif ini sejalan dengan program literasi inklusif yang tengah digalakkan pemerintah kota.

“Kami sangat mengapresiasi gerakan literasi berbasis kelurahan ini. Harapannya bisa direplikasi di kelurahan lain. Semakin dekat akses terhadap buku, maka semakin tinggi potensi tumbuhnya generasi yang cerdas dan kritis,” katanya.

Tantangan dan Harapan

Meski berjalan lancar di tahap awal, Rifqi Ardian mengakui bahwa ada beberapa tantangan yang dihadapi, mulai dari keterbatasan koleksi buku hingga kebutuhan relawan untuk mendampingi kegiatan literasi.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis di Kota Balikpapan, Capai 7 Sekolah dan Ribuan Siswa

Untuk itu, pihak kelurahan membuka peluang bagi warga yang ingin menyumbangkan buku layak baca maupun bergabung sebagai relawan literasi. Ia berharap, ke depan Mobil Baca bisa diperbanyak jumlahnya dan dilengkapi dengan fasilitas digital, seperti tablet untuk akses e-book dan audio book.

“Literasi adalah investasi jangka panjang. Kami ingin menjadikan Tanjung Laut Indah sebagai kelurahan percontohan dalam gerakan literasi masyarakat. Ini bukan sekadar program, tapi gerakan bersama,” tegas Rifqi.

Dengan semangat gotong royong dan inovasi berbasis kebutuhan warga, Mobil Baca Kelurahan Tanjung Laut Indah menjadi bukti nyata bahwa perubahan bisa dimulai dari tingkat akar rumput. Gerakan ini tak hanya menghidupkan budaya membaca, tapi juga memperkuat ikatan sosial dan semangat belajar sepanjang hayat di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Neni Tegur Lurah yang Mangkir Rapat Paripurna
Pertamina Bungkam soal Ledakan Sumur Minyak Sangasanga
Pemotor Dilindas Fuso di Tanah Merah, Satu Tewas di Tempat
SMP 8 Bontang Tambah Rombel, Terkendala Ruang Kelas
Tren Transaksi Sabu di Apartemen Kaltim: Modus Baru Bandar Narkoba
Maraknya Tambang Ilegal di Kaltim: Janji Aparat Dipertanyakan, JATAM Angkat Bicara
Program Makan Bergizi Gratis di Bontang Kembali Tertunda, Warga Harapkan Kepastian
Angka Kemiskinan di Tanjung Laut Indah Capai 931 Jiwa, Pemkot Diminta Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Juni 2025 - 14:14 WIB

Neni Tegur Lurah yang Mangkir Rapat Paripurna

Senin, 23 Juni 2025 - 14:43 WIB

Pertamina Bungkam soal Ledakan Sumur Minyak Sangasanga

Senin, 16 Juni 2025 - 14:17 WIB

Pemotor Dilindas Fuso di Tanah Merah, Satu Tewas di Tempat

Kamis, 12 Juni 2025 - 14:43 WIB

SMP 8 Bontang Tambah Rombel, Terkendala Ruang Kelas

Rabu, 11 Juni 2025 - 13:34 WIB

Tren Transaksi Sabu di Apartemen Kaltim: Modus Baru Bandar Narkoba

Berita Terbaru